|
Keadaan Umum
Wana wisata seluas 5ha menurut wilayah pengelolaan hutan WW
Sukamantri termasuk RPH Sukamantri BKPH Ciawi KPH bogor, sedangkan
menurut administrasi pemerintahan termasuk desa Sukamntri ,
Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.
Wana wisata ini terletak pada ketiggian 750m dpl, konfigurasi
lapangan pada umumnya bergelombang. Kawasan ini mempunyai curah
hujan 4000mm/tahun dengan suhu udara 25C
Potensi Kawasan
Wana wisata ini terdiri dari hutan tanaman (Agatis, Rasamala dan
Pinus). Sumber air yang ada berupa sungai kecil yang saat ini
dimanfaatkan dengan cara membendeung (bak Penampungan) untuk
keperluan minum dan MCK potensi Visual Lansekap menuju lokasi cukup
menarik dengan pemandangan alam berupa pegunungan dan perkebunan,
sedangkan gejala alam/potensi visual lansekap didalam kawasan yang
mempunyai karakteristik khas adalah tegakan tanaman hutan dan
panorama kota Bogor.
Potensi Wisata
Wana wisata ini digunakan untuk wisata berkemah. Untuk kegiatan
berkemah ini tersedia dua kompleks perkemahan dengan kapasitas
tampung keseluruhan 20-30 unit kemah (300 orang perkemah)
WW sukamantri yang status arealnya merupakan hutan produksi
dimanfaatkan sebagai Bumi Perkemahan sejak tahun 1980. Bumi
perkemahan ini potensial untuk dikembangkan sebagai arena pelatiahan
Jungle Survival, pelatihan konservasi dan pengenalan alam sekitarnya.
Pada hari-hari tertentu banyak para pengunjung yang datang, untuk
melaksanakan ziarah mencari jodoh kemakam keramat Embah Mangun Jaya
yang biasa disebut keramat legok handeuleum. Dan sebagian lagi
kemakam keramat Ciomas Sukamantri Nyi Emas Dewi Diah Larasati yang
menurut juru kunci (H.Ukay) Nyi Dewi Diah Larasati mempunyai nama
asli Siti Dewi Nyi Emas Diah Larasati yang berasal dari Panjalu
Galuh Pakuan Padjajaran Bogor, Putri dari Sri Baginda Maha Raja
Hariang Kencana Ngora, Nyi Omas oleh ayahandanya diberi tugas untuk
mencegah keributan antara kerajaan Padjajaran Bogor dengan
Kesultanan Banten, sedangkan Embah Mangun Jaya merupakan anak
Tumenggung Arca Domas dai Cirebon Girang yang bernama Pangeran
Panjuan salah satu cucu dari Prabu siliwangi. Embah Mangun Jaya
datang ke Sukamantri bertugas untuk menyebarkan agama Islam dan
sampai meninggalnya beliau dimakamkan dilegok Handeuleum Gunung
Salak, apabila pengunjung akan berziarah melalui Buper Sukamantri,
sedangkan lokasi pemakaman Nyi Omas Dewi Larasati dipemakaman
keramat Ciomas Sukamntri, yang kondisi jalannya
melalui jalan setapak proyek AUP dengan waktu tempuh sekitar 10
menit.
Fasilitas
Fasilitas yang tersedia dalam wana wisata ini adalah berupa pos jaga,
pondok kerja, loket karcis (belum berfungsi), jalan setapak, tempat
parkir, MCK, shelter (gardu pandang), tempat duduk, ruang informasi
dan tempat sampah.
Aksesbilitas
Wana wisata ini dapat dicapai dari kecamatan Ciomas (14km) dan dari
Kabupaten Bogor (14km). Kondisi jalan umumnya baik (beraspal), dapat
dilalui kendaraan roda empat. Sarana transportasi umum yang ada
adalah angkutan kota dari terminal Ramayana kejurusan Ciapus untuk
selanjutnya dicapai dengan jalan kaki atau mobil carteran sejauh
2km. |