|
Wana Wisata Cipanas Galunggung
Keadaan Umum
Kawasan wana wisata Kawah gunung Galunggung seluas 5ha termasuk pada
RPH Cisayong BKPH Tasikmalaya, KPH Tasikmalaya yang secara
administrasi pemerintahan termasuk Desa Linggarjati Kecamatan
Indihiang Kabupaten Tasikmalaya.
Kawasan wana wisata ini dan sekitarnya terletak pada ketinggian
1250m dpl. Suhu udara rata-rata 25C.
Potensi Kawasan
Pemandangan alam berupa kawah gunung berapi dan potensi flora
diantaranya putri malu, walang sangit, saladah, lumut belerang,
kecubung, kaliandra, dawala, pakis, hamerang, burnugur dan ketapang.
Sedangkan fauna yang dapat ditemukan diantaranya ular kawung, ular
sanca, ular belang, ular hiaju, ciung batu, buku haur dan lutung
hitam.
Potensi Wisata.
Dengan terjadinya letusan yang berkepanjangan dari kawah gunung jadi
dan gunung Warirang sejal tanggal 5 April 1982, dimana telah
dimuntahkan berpuluh-puluh juta meter kubik material dan
sampah-sampah Gunung Apih sehingga menimbulakan perubahan besar pada
kondisi umum daerah baik secara langsung maupun tidak langsung.
Dengan keadaan fisik hutan telah berubah menjadi lahan yang gersang,
keadaan tanah dan airpun menjadi tercemar dan rusak, daerah-daerah
pertanian, peternakan, perkebunan dan iigasi-irigasi mengalami
kerusakan keadaan sosial ekonomi masyarakat sekitar gunung Mersa
cemas, khawatir dan harapan masa depan yang tidak menentu terutama
bagi mereka yang langsung kena musibah.
Akibat dari kerusakan kawasan hutan ini dipandang perlu adanya
penanggulangan secepatnya supaya fungsi hutan segera dipulihkan ,
hal ini diperlukan adanya usaha-usaha rehabilitasi pada
daerah-daerah yang mengalmi kerusakan, dari jumlah luas hutan
lindung dan hutan produksi mencakup luas 6.036,10ha.
Tidak hanya merehabilitasi hutannya saja, Perum Perhutani juga
membangun Wana Wisata Cipanas Galunggung sejak tahun 1988 dengan
fasilitas yang disediakan berupa pintu gerbang, tempat mandi/
pancuran, shelter, dsb.
Fasilitas
Fasilitas yang terdapat di WW Cipanas Galunggung diantaranya,
jembatan, bangunan untuk pemandian pancuran 12, gardu jaga, bak
penampung air, mushola dan kios pedagang.
Aksesbilitas
Lokasi ini dapat dicapai dengan kendaraan roda empat. Jarak tempuh
dari Tasikmalaya sekitar 17km dengan kondisi jalan beraspal. |