 |
Taman Wiasata Alam
Cimanggu
Keadaan umum
TWA Cimanggu dengan luas 154ha menurut administrasi pemerintahan
termasuk wilayah Desa Lebak Muncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten DT
II Bandung. Ditinjau dari segi pengelolaan hutannya termasuk Resort
KSDA Cimanggu, sedangkan wilayah pengelolaan Perum Perhutani
termasuk RPH Cimanggu, BKPH Ciwidey dan Tambak Ruyung Timur, KPH
Bandung Selatan.
|
|
|
Potensi kawasan
KAwasan TWA Cimanggu yang termasuk kedalam tipe hujan tropis dataran tinggi
memiliki pohon yang cukup banyak jenisnya diantara: puspa (schima wallichi)
rasamala (Altingia Excelsa) pasang (Querqus sp) kihujan (Engelhardia
serrata) kitembaga (Eugenia Cuprea) saninten (Costanopsis argentea) baros
(Magletea glauca).
Selain hutan alam juga terdapat hutan tanaman rasamala yang penanamannya
dimulai sejak tahun 1937, pinus ditanam tahun 1965 dan kayu putih
(Eucalyptus), ditanam tahun 1985-1988
Sebagai ciri dari hujan tropis jenis-jenis epifit dan liana serta beberapa
jenis anggrek antara lain anggrek kadoka (drynaria spp) anggrek japati
(phalaenopsis spp) dan kumpai (lycopodiumcarimatum). Liana yang terdapat
pada kawasan ini mayoritas berkayu serta mempunyai batang yang panjang besar
dan memanjat sampai tajuk-tajuk pohon.
Dengan berbagai ragam floranya, kawasan TWA Cimanggu merupakan habitat yang
cocok bagi kehidupan satwa-satwa liar, jenis satwa liar yang dapat dijumpai
pada kawasan ini antara lain: Surili (Presbytis comata) babi hutan (sus
Vitatus) rusa (Cervus timorensis) kancil (Tragulus javanica) macan kumbang
(Panthera pardus) kijang (Muntiacus muntjak) ayam hutan (Galus gallus dan g
varius) sedangkan jenis-jenis burung yang dapat dijumpai antara lain burung
belibis (Dendro sygna javanica) tekukur (sreptopelia chinensis) gagak
(carpus enca) serta burung pipit (lonchura leuogostroides)
Potensi wisata
Objek wisata alam yang terdapat didalam kawasan TWA Cimanggu diantaranya
adalah:
1. Sumber air panas: terdapat sumber air panas yang dapat dijadikan sebagai
daya tarik tersendiri bagi kegiatan wisata, sumber air panas ditaman ini
terdapat dilokasi yaitu sumber air panas Cimanggu, Ranca Upas, Gunung Tuduh.
2. Makam Keramat: makam keramat Sangiang buruan sampai saat ini banyak
dikunjungi orang-orang dari daerah lain dipulau jawa baik para muda-mudi
maupun orang tua dengan maksud berziarah. Didalam makam keramat tersebut
terdapat sembilan makam Eyang Jaga Reksa, makam Eyang Jambrong,makam Eyang
Dalem Kusuma, makam Eyang Raden Sakembaran, makam Eyang Sanga Waringin,
makam Eyang Giling Pangancing dan makam Eyang Isteri.
3. Berkemah: dapat dilakasanakan dibumi perkemahan Ranca Upas. Disamping
berkemah pengunjung dapat pula mandi air panas didalam lokasi perkemahan
yaitu dikolam Tunduh (kolam alami). |